Tampilkan postingan dengan label pare. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pare. Tampilkan semua postingan

Selasa, 04 Oktober 2016

Manfaat Pare Untuk Diet, Diabetes, Ibu Hamil dan Kecantikan

 manfaat-pare-diet-diabetes
Pare merupakan salah satu sayuran yang banyak manfaat. Manfaat pare untuk tubuh sangatlah banyak. Namun sayangnya, banyak orang yang tidak menyukai pare karena rasanya yang pahit. Rasa pahit yang ada dalam pare inilah yang sangat bermanfaat untuk kesehatan tubuh.
Jika dirasakan, rasa pahit dari pare tidaklah terlalu pahit tapi ada rasa pahit yang khas. Rasa pahit pare ini bisa dihilangkan tergantung bagaimana mengolahnya.

Manfaat Pare Untuk Diet Diabetes Ibu Hamil dan Kecantikan


Dalam pembahasan kali ini tidak akan membahas mengenai bagaimana menghilangkan rasa pahit dalam pare, tapi kita akan membahas apa manfaat dari pare untuk kesehatan tubuh.
1. Menjaga kesehatan jantung
Manfaat sayuran pare yang pertama adalah dapat menjaga kesehatan jantung. Jantung merupakan organ yang sangat penting dalam tubuh yang harus dijaga kesehatannya. Salah satu cara untuk menjaga kesehatan jantung adalah dengan mengkonsumsi pare. Pare bisa mengurangi kolesterol jahat dalam darah yang bisa menghambat arteri di jantung.
2. Obat diabetes
Manfaat kedua dari pare yaitu sebagai obat diabetes. Manfaat pare untuk diabetes yaitu bisa menurunkan kadar gula yang ada dalam darah dan menormalkannya kembali. Rasa pahit yang ada di pare menjadi insulin atau obat diabetes. Selain itu kandungan anti-diabetes dalam pare dapat menyembuhkan penyakit diabetes. Penderita diabetes bisa mengkonsumsi jus pare untuk menyembuhkan diabetesnya.
3. Mengatasi Asma
Rasa pahit yang ada pada pare dan dirasakan oleh indera pengecap ternyata bisa memperlebar saluran pernafasan. Hal ini sangat baik untuk perkembangan kesehatan pada penderita asma. Untuk Anda yang menderita asma perbanyaklah mengkonsumsi sayuran pare ini.
4. Melancarkan pencernaan
Manfaat pare untuk ibu hamil yaitu dapat memperlancar pencernaan. Ketika hamil pencernaan seringkali mengalami gangguan. Untuk mengatasi hal ini, salah satu cara yang dapat dilakukan yaitu dengan mengkonsumsi pare rutin setiap harinya. Para mengandung serat yang tinggi sehingga dapat melancarkan pencernaan.
5. Menurunkan berat badan
Pare juga bisa dimanfaatkan untuk menurunkan berat badan. Manfaat pare untuk diet yaitu dapat membuat cepat kenyang dan juga menurunkan nafsu makan. Untuk Anda yang sedang menjalani program diet, masukkanlah pare pada daftar konsumsi yang harus dikonsumsi. Untuk yang sedang menjalani program diet disarankan untuk meminum jus pare setiap harinya. Agar tidak terlalu pahit, Anda bisa mencampur dengan madu alami.
6. Memelihara kecantikan kulit
Tidak hanya untuk kesehatan saja, pare juga bisa menjaga kesehatan kulit. Manfaat pare untuk kecantikan yaitu dapat mengembalikan kecerahan kulit akibat terbakar oleh sinar matahari. Pare mengandung vitamin C yang sangat tinggi sehingga dapat membuat kulit lebih cantik dan juga bersinar.
7. Anti kanker
Kandungan antioksidan dalam pare sangat banyak. Antioksidan yang banyak ini dapat mencegah timbulnya kanker dalam tubuh Anda.
Banyak sekali manfaat dari buah pare ini. Untuk Anda yang masih ragu menanam, tidak perlu ragu lagi tanamlah pare yang banyak mengandung manfaatnya. Manfaat pare sangat baik untuk kesehatan dan juga kecantikan tubuh. Tidak perlu takut lagi dengan rasa pahit yang ada di dalamnya, yang terpenting yaitu manfaat yang bisa diambil dari sayuran pare.

INGIN ALTERNATIF HERBAL ALAMI
Baca SelengkapnyaManfaat Pare Untuk Diet, Diabetes, Ibu Hamil dan Kecantikan

14 Manfaat Pare Bagi Kesehatan, Kecantikan dan Pengobatan

manfaat buah pare
Buah pare bukan cuma dijadikan masakan, tetapi juga bisa dijadikan sebagai obat tradisional untuk mengatasi berbagai penyakit.
Manfaat Pare – Pare ialah salah satu bahan makanan yang terkenal dengan rasa pahitnya yang begitu terasa. Sayuran yang identik dengan rasa pahit ini seringkali dihindari untuk dijadikan lauk makanan karena rasanya yang tak enak itu. Padahal, dibalik rasa pahit tersebut tersimpan manfaat luar biasa bagi kesehatan tubuh hingga sisi kecantikan yang alami. Bahkan di beberapa negara lain justru menggunakan pare sebagai ramuan obat-obatan herbal dengan manfaat optimal. Begitu pula dengan mengonsumsinya ini bisa dijadikan bentuk perawatan tradisional yang terjadi secara disadari atau tidak. Sebenarnya, rasa pahit pada sayur pare ini tersimpan nutrisi lebih seperti kandungan karbohidrat, pigmen dan albumnoid. Masing-masing kandungan itulah yang memiliki khasiat luar biasa dan seringkali digunakan sebagai obat. Tetapi, yang lebih sering ialah untuk dijadikan lauk pauk dengan rasa pahit an sedikit gurih. Bahkan bisa pula rasa pahit itu diubah karena penggunaan dari bahan lain, sehingga pahit bisa hilang.

Manfaat Pare untuk Kesehatan dan Kecantikan

Mengkonsumsi pare/paria dengan rasa pahitnya ini, tersimpan enam khasiat lebih yang bisa diperoleh bagi tubuh. Selain dikonsumsi, pare ini bisa dijadikan sebagai ramuan kecantikan alami. Dari beberapa manfaat dari sisi kesehatan dan juga kecantikan ini antara lain:
1. Mengurangi pertumbuhan sel kanker di dalam tubuh
Pare ini mampu menghambat sel kanker yang terjadi pada organ Pankreas. Karena, sayuran tersebut dapat memberikan pengaruh pada metabolisme glukosa yang ada pada kanker itu. Dalam artian, konsumsi pare dengan menjadikan sebagai jus dapat menghambat pertumbuhan sel-sel kanker yang terjadi pada organ tubuh pankreas ini.
2. Membantu program diet sehat
Dalam program diet ini dibutuhkan menu makanan yang rendah kalori dan sebagainya. Paria pun sangat cocok sebagai asupan yang mengandung rendah kalori, sehingga aman bagi program diet sehat tanpa menimbulkan lemak yang terus bertambah. Bahkan sangat baik pula untuk dikonsumsi pada penderita diabetes yang ingin menjalankan diet agar lebih lancar.
3. Sebagai ramuan herbal bagi diabetes
Bahwasannya, sayur paria ini memiliki kandungan dengan sifat hipoglikemik atau peran sebagai penurun kadar gula di dalam darah. Dalam artian, mengkonsumsi buah pare sama dengan menerapkan proses perawatan guna mendapatkan kadar gula dalam darah yang normal. Sayur pare tersebut dapat bekerja dengan rasa pahitnya sebagai penurun dari kadar gula yang lebih cenderung untuk naik. Untuk itu, Anda bisa mengkonsumsi pare sebagai pengontrol sekaligus penurun kadar gula dalam darah.
4. Melegakan pernafasan
Rasa sesak nafas yang ini seringkali pengganggu proses pernafasan pada diri seseorang. Dimana pada keadaan tak nyaman tersebut bisa segera hilang dengan pare. Bahwa sayur pahit ini mampu menjadikan sel-sel pengecap di saluran pernafasan untuk terbuka lebar. Pada kondisi seperti ini, membuat saluran terbuka lebar dan sirkulasi udara itu jauh lebih lancar dari sebelumnya. Baca juga artikel sebelumnya tentang obat asma tradisional.
5. Merawat kecantikan kulit
Seringkali sisi kecantikan pada diri seorang wanita menjadi terganggu oleh berbagai hal, seperti polusi, debu hingga pancaran sinar matahari. Masalah tersebut menjadikan kulit wajah terlihat jauh lebih kusam dan kusut, sehingga membuat penampilan menjadi menurun. Untuk masalah ini, pare bisa dijadikan sebagai masker wajah alami, caranya ialah mengolah pare sampai lembut dan dioleskan pada wajah. Pare tersebut dapat mengurangi masalah pada kulit wajah dan menjadikan wajah terlihat bersih dan segar. Terhindar dan terlepas dari masalah-masalah tersebut secara alami. Dengan begitu, kulit wajah senantiasa terjaga dan tetap cantik alami.
6. Menyuburkan rambut
Siapa sangka kalau tanaman yang satu ini punya khasiat untuk menyuburkan rambut. Lalu bagaimana cara memanfaatkannya? Gampang, segenggam daun pare dicuci bersih. Daun pare tersebut kemudian ditumbuk sampai seperti bubur, tambahkan air 3/4 gelas. Ramuan ini kemudian diembunkan semalaman. Pagi-pagi ramuan ini disaring, airnya dipakai untuk membasuh kulit kepala.
7. Menghitamkan Rambut
Selain dapat menyuburkan rambut, daun pare juga bisa digunakan untuk menghitamkan rambut yang kemerahan akibat sering terapar sinar matahari atau bawaan lahir. Ambil daun pare yang masih segar secukupnya, lalu dicuci bersih. Daun pare tadi ditumbuk sampai halus, lalu diperas dengan sepotong kain. Airnya dipakai untuk melumas kulit kepala. Lakukan setiap hari. Ramuan ini terutama digunakan untuk bayi dan anak balita.
8. Mengobati disentri
Bagi Anda yang menderita disentri, bisa disebuhkan dengan ramuan tradisional jus pare. Tapi tentunya rasanya sangat tidak enak. Bayangkan saja, rasa pahit pare dibuat sebagai jus. Caranya sih cukup mudah, buah pare segar dicuci lalu dibelah, isinya dibuang. Parut atau dijuice, airnya disaring dan diminum. Segera minum air matang setelah meninum ekstrak jus pare ini. Satu kali minum  200 cc, lakukan satu kali sehari saja.
9. Mengobati diare
Meskipun sama-sama menyebabkan sakit perut dan uang air besar, namun disentri dan diare memiliki penyebab yang berbeda. Maka dari itu, penanganannya juga berbeda. Di sini kita akan menggunakan akar pare, bukan daun maupun buahnya. Ambil akar pare yang masih segar sebanyak 30 g. Dicuci bersih lalu dipotong-potong seperlunya. Rebus dengan 3 gelas air sampai  tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring, tambahkan gula pasir  secukupnya lalu diminum.
10. Biji pare obat cacingan
Anak anda cacingan? Pare bisa dimanfaatkan untuk mengobati cacingan pada anak. Caranya, Ambil dua sampai tiga biji pare. Giling sampai halus, aduk dengan sedikit air masak. Minum, disusul dengan minum air hangat. Ramuan ini untuk pengobatan infeksi cacing gelang. Bisa juga menggunakan daunnya. Daun pare segar sebanyak 7 gram, diseduh dengan 1/2 cangkir air panas. Setelah dingin airnya disaring, tambahkan 1 sendok teh madu. Aduk sampai merata, minum sekaligus sebelum makan pagi.
11. Mengobati bisul/abses
Daun pare juga bisa kita jadikan sebagai obat bisul tradisional. Ambil segenggam daun pare, cuci bersih lalu direbus dengan 3 gelas air bersih sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin airnya disaring, lalu minum. Lakukan pengobatan ini selama beberapa hari hingga bisul pecah atau kempes.
12. Mengobati kencing bernanah
Kencing bernanah bisa disebabkan adanya infeksi pada saluran kencing. Untuk mengatasinya bisa dengan menggunakan ramuan tradisional dari daun pare. Siapkan 6 lembar daun pare, 2 jari akar jayanti, 2 jari kulit kemboja dan 1 jari  rimpang temulawak. Semua bahan dicuci dan dipotong-potong  seperlunya. Rebus dengan 4 gelas air hingga tersisa 2 gelas, lalu tambahkan gula aren secukupnya. Saring airnya dan minum 2 kali sehari.
13. Demam, malaria, sakit lever, sembelit
Penyakit-penyakit tersebut bisa diobati dengan ramuan daun pare berikut ini. Segenggam penuh daun paria dicuci bersih, lalu ditumbuk halus.  Tambahkan 1 cangkir air matang, diaduk merata lalu disaring. Air  saringannya ditambahkan sedikit garam, lalu diminum pada pagi hari sebelum makan.
14. Menghilangkan haus karena panas dalam
Saat menderita panas dalam, kadang kita suka merasa kehausan yang amat sangat. Untuk menghilangkannya bisa dengan mengkonsumsi ramuan herbal dari buah pare. Satu buah pare mentah yang masih segar dicuci bersih, lalu dibelah.  Buang isinya, potong-potong secukupnya, lalu direbus dengan 3  gelas air bersih sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin airnya disaring,  dan diminum.
Demikian artikel mengani manfaat pare untuk kesehatan, kecantikan dan pengobatan tradisional. Semoga bermanfaat.
ADA OBAT EKSTRAK ALAMI
Baca Selengkapnya14 Manfaat Pare Bagi Kesehatan, Kecantikan dan Pengobatan

Rabu, 15 April 2015

Cara Mengatasi Penyakit Gula Darah

Beberapa tanaman obat memiliki manfaat seperti insulin dalam tubuh manusia. Tanaman tersebut mampu menurunkan kadar gula darah yang berlebihan pada penyandang diabetes. Dibarengi degan pola makan sehat dan berolahraga, obat herbal ini dikonsumsi sesudah makan untuk mengendalikan kadar gula darah. Salah satu penyebab penyakit gula darah adalah mengonsumsi terlalu banyak karbohidrat. Terlalu banyak karbohidrat yang dikonsumsi akan menyebabkan produksi gula dalam darah menjadi berlebihan. Gula darah yang berlebihan itu menyebabkan terjadinya penyakit gula darah. Bila sudah terkena, maka pola makan harus dikendalikan dan tentunya harus berolahraga minimal 3-4 kali dalam seminggu. Tanaman obat pun bisa dikonsumsi untuk membantu mengendalikan gula darah. Obat herbal bekerja seperti insulin. Tanaman herbal ini bisa digunakan dalam jangka panjang tanpa adanya efek samping. Tanaman obat berfungsi konstruktif, yaitu membangun kembali jaringan yang rusak serta menyembuhkan komplikasi. Obat herbal bekerja menurunkan gula darah dengan mekanisme menghambat penyerapan gula berkat kadar seratnya yang tinggi. Contoh tanaman seperti pare dapat bekerja memperbaiki sel beta pankreas dan merangsang sel beta pankreas gula darah Bagi penderita diabetes yang mengonsumsi obat dari dokter, maka harus berkonsultasi terlebih dahulu sebelum mengonsumsi tanaman obat. Diperlukan jarak waktu antara minum obat dokter dan minum obat herbal. Berikut ini adalah beberapa herbal penurun gula darah, yaitu :
1. Mahkota Dewa Efek farmakologi: antiradang, obat disentri, sakit kulit, dan eksim. Cara penggunaan : - Lima hingga tujuh iris buah mahkota dewa diseduh dengan satu gelas air panas (200 cc). - Tutup dan biarkan sebentar agar melarut dulu - Kemudian minum secukupnya. 2. Brotowali Efek farmakologi : analgesik (menghilangkan rasa sakit), anti piretik (menurunkan panas) Cara penggunaan : - Siapkan 6 cm batang brotowali, cuci bersih, lalu potong-potong - Tambahkan sepertiga genggam daun sambiloto dan sepertiga daun kumis kucing - Rebus dengan tiga gelas sampai menjadi dua gelas - Lalu diminum setelah makan. 3. Mengkudu Efek farmakologi : memperbaiki sel beta pankreas dan reseptor insulin yang tidak berfungsi dengan baik. Cara penggunaan : - Dua buah mengkudu masak diparut - Kemudian tambahkan sedikit air kapur - Aduk sampai merata - Peras dengan sepotong kain lalu diminum. 4. Lidah buaya Efek farmakologi : antiradang, pencahar Cara penggunaan : - 1 lembar lidah buaya dicuci bersih, buang durinya, kemudian dipotong-potong - Rebus lidah buaya dengan tiga gelas air sampai menjadi satu setengah gelas - Minum 3 x 1,5 gelas setiap habis makan. 5. Pare Efek farmakologi : antiradang, sifatnya dingin. Charantin dan polypeptide-P di dalam pare merangsang sel beta pankreas mengeluarkan insulin.   Cara penggunaan : - 200 gram buah pare segar dipotong-potong, lalu dijus atau direbus - Kemudian airnya diminum. 6. Teh Hijau Efek farmakologi : polifenol di dalam teh meningkatkan sensitivitas sel terhadap insulin. Efek teh hijau terhadap insulin ini pernah diteliti oleh Hiroshi Tsuneki dkk dan diterbitkan dalam jumal BMC Pharmacology edisi 2010
 INSYA ALLAH INFO INI BERMANFAAT OBAT DIABETES MELLITUS 

 Dipadukan dari berbagai herbal pilihan, yaitu Orthosiphon staminneus, Andropagis panicullata dan Tinosopora crispa. Dengan takaran yang tepat tanpa melebihi dosis yang ada insyaAllah kapsul ini bermanfaat untuk mengatasi penyakit diabetes. Menurunkan kadar gula dalam darah. Komposisi : Orthosiphon stamineus, Andropagis paniculata, Tinospora crispa Aturan Pakai : Diminum 3x sehari @ 2 kapsul Khasiat : Menurunkan jadar gula dalam darah Isi : 80 Kapsul Harga : Rp.30.000,- Berat Produk + Kemasan : 75 gram>
Baca SelengkapnyaCara Mengatasi Penyakit Gula Darah