
Buah pare bukan cuma dijadikan masakan, tetapi juga bisa dijadikan sebagai obat tradisional untuk mengatasi berbagai penyakit.
Manfaat Pare –
Pare ialah salah satu bahan makanan yang terkenal dengan rasa pahitnya
yang begitu terasa. Sayuran yang identik dengan rasa pahit ini
seringkali dihindari untuk dijadikan lauk makanan karena rasanya yang
tak enak itu. Padahal, dibalik rasa pahit tersebut tersimpan manfaat
luar biasa bagi kesehatan tubuh hingga sisi kecantikan yang alami.
Bahkan di beberapa negara lain justru menggunakan pare sebagai ramuan
obat-obatan herbal dengan manfaat optimal. Begitu pula dengan
mengonsumsinya ini bisa dijadikan bentuk perawatan tradisional yang
terjadi secara disadari atau tidak. Sebenarnya, rasa pahit pada sayur
pare ini tersimpan nutrisi lebih seperti kandungan karbohidrat, pigmen
dan albumnoid. Masing-masing kandungan itulah yang memiliki khasiat luar
biasa dan seringkali digunakan sebagai obat. Tetapi, yang lebih sering
ialah untuk dijadikan lauk pauk dengan rasa pahit an sedikit gurih.
Bahkan bisa pula rasa pahit itu diubah karena penggunaan dari bahan
lain, sehingga pahit bisa hilang.
Manfaat Pare untuk Kesehatan dan Kecantikan
Mengkonsumsi pare/paria dengan rasa pahitnya ini, tersimpan enam
khasiat lebih yang bisa diperoleh bagi tubuh. Selain dikonsumsi, pare
ini bisa dijadikan sebagai ramuan kecantikan alami. Dari beberapa
manfaat dari sisi kesehatan dan juga kecantikan ini antara lain:
1. Mengurangi pertumbuhan sel kanker di dalam tubuh
Pare ini mampu menghambat sel kanker yang terjadi pada organ
Pankreas. Karena, sayuran tersebut dapat memberikan pengaruh pada
metabolisme glukosa yang ada pada kanker itu. Dalam artian, konsumsi
pare dengan menjadikan sebagai jus dapat menghambat pertumbuhan sel-sel
kanker yang terjadi pada organ tubuh pankreas ini.
2. Membantu program diet sehat
Dalam program diet ini dibutuhkan menu makanan yang rendah kalori dan
sebagainya. Paria pun sangat cocok sebagai asupan yang mengandung
rendah kalori, sehingga aman bagi program diet sehat tanpa menimbulkan
lemak yang terus bertambah. Bahkan sangat baik pula untuk dikonsumsi
pada penderita diabetes yang ingin menjalankan diet agar lebih lancar.
3. Sebagai ramuan herbal bagi diabetes
Bahwasannya, sayur paria ini memiliki kandungan dengan sifat
hipoglikemik atau peran sebagai penurun kadar gula di dalam darah. Dalam
artian, mengkonsumsi buah pare sama dengan menerapkan proses perawatan
guna mendapatkan kadar gula dalam darah yang normal. Sayur pare tersebut
dapat bekerja dengan rasa pahitnya sebagai penurun dari kadar gula yang
lebih cenderung untuk naik. Untuk itu, Anda bisa mengkonsumsi pare
sebagai pengontrol sekaligus penurun kadar gula dalam darah.
4. Melegakan pernafasan
Rasa sesak nafas yang ini seringkali pengganggu proses pernafasan
pada diri seseorang. Dimana pada keadaan tak nyaman tersebut bisa segera
hilang dengan pare. Bahwa sayur pahit ini mampu menjadikan sel-sel
pengecap di saluran pernafasan untuk terbuka lebar. Pada kondisi seperti
ini, membuat saluran terbuka lebar dan sirkulasi udara itu jauh lebih
lancar dari sebelumnya. Baca juga artikel sebelumnya tentang
obat asma tradisional.
5. Merawat kecantikan kulit
Seringkali sisi kecantikan pada diri seorang wanita menjadi terganggu
oleh berbagai hal, seperti polusi, debu hingga pancaran sinar matahari.
Masalah tersebut menjadikan kulit wajah terlihat jauh lebih kusam dan
kusut, sehingga membuat penampilan menjadi menurun. Untuk masalah ini,
pare bisa dijadikan sebagai
masker wajah alami,
caranya ialah mengolah pare sampai lembut dan dioleskan pada wajah.
Pare tersebut dapat mengurangi masalah pada kulit wajah dan menjadikan
wajah terlihat bersih dan segar. Terhindar dan terlepas dari
masalah-masalah tersebut secara alami. Dengan begitu, kulit wajah
senantiasa terjaga dan tetap cantik alami.
6. Menyuburkan rambut
Siapa sangka kalau tanaman yang satu ini punya khasiat untuk menyuburkan rambut.
Lalu bagaimana cara memanfaatkannya? Gampang, segenggam daun pare
dicuci bersih. Daun pare tersebut kemudian ditumbuk sampai seperti
bubur, tambahkan air 3/4 gelas. Ramuan ini kemudian diembunkan
semalaman. Pagi-pagi ramuan ini disaring, airnya dipakai untuk membasuh
kulit kepala.
7. Menghitamkan Rambut
Selain dapat menyuburkan rambut, daun pare juga bisa digunakan untuk menghitamkan rambut yang kemerahan
akibat sering terapar sinar matahari atau bawaan lahir. Ambil daun pare
yang masih segar secukupnya, lalu dicuci bersih. Daun pare tadi
ditumbuk sampai halus, lalu diperas dengan sepotong kain. Airnya dipakai
untuk melumas kulit kepala. Lakukan setiap hari. Ramuan ini terutama
digunakan untuk bayi dan anak balita.
8. Mengobati disentri
Bagi Anda yang menderita disentri, bisa disebuhkan dengan ramuan
tradisional jus pare. Tapi tentunya rasanya sangat tidak enak. Bayangkan
saja, rasa pahit pare dibuat sebagai jus. Caranya sih cukup mudah, buah
pare segar dicuci lalu dibelah, isinya dibuang. Parut atau dijuice,
airnya disaring dan diminum. Segera minum air matang setelah meninum
ekstrak jus pare ini. Satu kali minum 200 cc, lakukan satu kali sehari
saja.
9. Mengobati diare
Meskipun sama-sama menyebabkan sakit perut
dan uang air besar, namun disentri dan diare memiliki penyebab yang
berbeda. Maka dari itu, penanganannya juga berbeda. Di sini kita akan
menggunakan akar pare, bukan daun maupun buahnya. Ambil akar pare yang
masih segar sebanyak 30 g. Dicuci bersih lalu dipotong-potong
seperlunya. Rebus dengan 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Setelah
dingin disaring, tambahkan gula pasir secukupnya lalu diminum.
10. Biji pare obat cacingan
Anak anda cacingan? Pare bisa dimanfaatkan untuk mengobati cacingan pada anak.
Caranya, Ambil dua sampai tiga biji pare. Giling sampai halus, aduk
dengan sedikit air masak. Minum, disusul dengan minum air hangat. Ramuan
ini untuk pengobatan infeksi cacing gelang. Bisa juga menggunakan
daunnya. Daun pare segar sebanyak 7 gram, diseduh dengan 1/2 cangkir air
panas. Setelah dingin airnya disaring, tambahkan 1 sendok teh madu.
Aduk sampai merata, minum sekaligus sebelum makan pagi.
11. Mengobati bisul/abses
Daun pare juga bisa kita jadikan sebagai obat bisul tradisional.
Ambil segenggam daun pare, cuci bersih lalu direbus dengan 3 gelas air
bersih sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin airnya disaring, lalu
minum. Lakukan pengobatan ini selama beberapa hari hingga bisul pecah
atau kempes.
12. Mengobati kencing bernanah
Kencing bernanah bisa disebabkan adanya infeksi pada saluran kencing.
Untuk mengatasinya bisa dengan menggunakan ramuan tradisional dari daun
pare. Siapkan 6 lembar daun pare, 2 jari akar jayanti, 2 jari kulit
kemboja dan 1 jari rimpang temulawak.
Semua bahan dicuci dan dipotong-potong seperlunya. Rebus dengan 4
gelas air hingga tersisa 2 gelas, lalu tambahkan gula aren secukupnya.
Saring airnya dan minum 2 kali sehari.
13. Demam, malaria, sakit lever, sembelit
Penyakit-penyakit tersebut bisa diobati dengan ramuan daun pare
berikut ini. Segenggam penuh daun paria dicuci bersih, lalu ditumbuk
halus. Tambahkan 1 cangkir air matang, diaduk merata lalu disaring.
Air saringannya ditambahkan sedikit garam, lalu diminum pada pagi hari
sebelum makan.
14. Menghilangkan haus karena panas dalam
Saat menderita panas dalam, kadang kita suka merasa kehausan yang
amat sangat. Untuk menghilangkannya bisa dengan mengkonsumsi ramuan
herbal dari buah pare. Satu buah pare mentah yang masih segar dicuci
bersih, lalu dibelah. Buang isinya, potong-potong secukupnya, lalu
direbus dengan 3 gelas air bersih sampai tersisa 1 gelas. Setelah
dingin airnya disaring, dan diminum.
Demikian artikel mengani manfaat pare untuk kesehatan, kecantikan dan pengobatan tradisional. Semoga bermanfaat.
ADA OBAT EKSTRAK ALAMI